news aggregator

belajar di alam

adefadli - Sat, 02/06/2007 - 9:04pm

Dalam sebuah tayangan berita televisi, Presiden SBY menyatakan di depan para guru tentang dua hal. Pertama tentang tayangan mistis di televisi. Kedua tentang agar guru juga mengajarkan tentang alam kepada siswa. Walau juga terungkap bahwa sulit untuk mewujudkan anggaran bagi pendidikan sebesar 20% sesuai dengan Undang-Undang Dasar. Sebuah kebenaran dari pernyataan akan diuji dalam waktu.

Belajar pada alam harusnya tak perlu digerakkan oleh seorang presiden. Media belajar yang minim harusnya bisa menjadikan lahirnya sebuah inovasi dan kreativitas dalam menggunakan alam sebagai sebuah media pembelajaran. Hanya saja, ketika kreativitas tak pernah digali, bisa jadi kemudian tak akan pernah lahir sebuah kreativitas.

tak penting belajar di alam !

Categories: Blog

kuasa senjata

adefadli - Sat, 02/06/2007 - 8:12pm

satu peluru untuk satu anak negeri
demi sejengkal tanah bagi pemilik modal
pertahanan negeri dikuasai keping emas
:abaikan kesejahteraan

satu peluru dilepaskan
dari senjata yang dibeli dari uang rakyat
demi menjaga kepentingan pemilik keping emas
:menghentikan kehidupan anak negeri

[070602]
:: untuk rakyat yang terus dibunuh

Categories: Blog

5jurus

adefadli - Fri, 01/06/2007 - 11:43am

Pancasila. Tak lagi sering terungkap dalam diskusi kritis. Cenderung dilupakan, diabaikan, tak dibaca. Masihkah ada kesaktiannya?

tak penting 5 jurus !

Categories: Blog

kebakaran hutan

adefadli - Fri, 01/06/2007 - 11:30am

FDR (Fire Danger Rating) hingga saat ini antara rendah dan normal. Belum ada gejala bahwa tahun ini akan terdapat el-nino, malah beberapa daerah sedang la-nina. Tapi tergantung untuk apa data itu, kalau memang akan mendorong secara politis, bisa saja dikatakan tahun ini akan terjadi peningkatan kebakaran hutan” ungkap seorang pejabat pengelolaan kebakaran hutan menanggapi pernyataan seorang pegawai instansi pusat kehutanan.

data dan fakta. tergantung siapa yang mengolah dan untuk apa digunakan. bagi sebagian orang yang sedang mengejar proyek, maka data bisa dimanipulasi dalam penjelasannya. kepentingan politik bermain di balik data. untuk mengejar keping emas. inilah sebuah ujian bagi kalangan peneliti, yang saat ini sebagian besar telah terbeli dengan dollar dan euro.

tak penting kebakaran hutan !

Categories: Blog

jeda tebang

adefadli - Fri, 01/06/2007 - 10:15am

hutan kian menghilang
tanah makin mengeras
air tak lagi menetes
lumpur menyembur
:jeda tebang

[070601]
:: saatnya jeda penebangan hutan

Categories: Blog

100% Bebas Asap Rokok

adefadli - Thu, 31/05/2007 - 12:01am

berawal dari sini terus menuju tempat ini. akhirnya meletakkan banner dibawah ini.

dan ada kalimatnya:

Kepada: pengelola tempat-tempat umum

Penelitian ilmiah tentang bahaya perokok pasif telah dilakukan selama lebih dari 20 tahun. Tidak ada keraguan bahwa merokok secara pasif sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, menyebabkan kanker dan banyak penyakit pernafasan serta kardiovaskuler pada anak-anak serta orang dewasa, dan tidak jarang mempercepat kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah berkesimpulan bahwa asap rokok, sekecil apapun jumlahnya, tetaplah berbahaya. Rekomendasi WHO tentang hal ini mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok adalah dengan memberlakukan peraturan 100% bebas asap rokok bagi tempat-tempat umum.

Hak untuk mendapatkan udara bersih, bebas dari asap rokok adalah hak umat manusia.

Dengan demikian, kami meminta anda untuk melindungi kesehatan pegawai, pekerja dan masyarakat umum dengan cara menerapkan peraturan yang 100% melarang merokok di tempat-tempat umum. Kami percaya, langkah ini adalah langkah yang sangat penting untuk melindungi kesehatan kita dan anak-anak kita semua.

Categories: Blog

sajisapo

adefadli - Wed, 30/05/2007 - 1:07pm

program Satu Jiwa Satu Pohon (saji sapo) yang telah di tanam di rumah 1.341 pohon. Untuk di kelurahan, jumlah pohon total keseluruhan 4.948 pohon. [detiksurabaya]

satu jiwa. satu pohon. berharap kota hijau. sementara pembalakan hutan tak berhenti. satu jiwa sepuluh pohon tertebang. sudah imbangkah? untuk kepentingan siapa pohon yang tertebang? adakah bagi anda?

tak penting sajisapo !

Categories: Blog

Pemanasan Global, Bencana Ekologi dan Krisis Pangan

adefadli - Wed, 30/05/2007 - 10:01am

Suhu kota Samarinda setiap tahun kian meningkat. Mungkin tak terlalu banyak yang merasakan sebuah perubahan peningkatan suhu yang ada di lingkungannya, hanya karena peningkatan suhu berlangsung secara perlahan. Di lain sisi, kejadian banjir di berbagai wilayah Kalimantan Timur semakin meningkat intensitasnya. Para peneliti sebagian menyatakan bahwa peningkatan suhu merupakan sebuah akibat dari semakin perubahan ekosistem dunia dan juga perubahan pada lapisan atmosfer yang melingkupi bumi.

Pemanasan global, yang dapat dimaknai sebagai kejadian meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. Dalam sejarahnya, planet Bumi telah menghangat (dan juga mendingin) berkali-kali selama 4,65 milyar tahun sejarahnya. Hingga kini Bumi menghadapi pemanasan yang cepat, yang oleh para ilmuwan dianggap disebabkan aktifitas manusia.

Terdapat berbagai penyebab yang mengakibatkan terjadinya pemanasan global tersebut. Penyebab utama pemanasan ini adalah pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam, yang melepas karbondioksida dan gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas rumah kaca ke atmosfer. Ketika atmosfer semakin kaya akan gas-gas rumah kaca ini, ia semakin menjadi insulator yang menahan lebih banyak panas dari Matahari yang dipancarkan ke Bumi.

Meningkatnya Bencana Ekologi

Bencana ekologi kian semakin sering terjadi di berbagai belahan di dunia. Kejadian banjir, kekeringan dan longsor telah menjadi berita harian. Dalam setiap tahunnya, berbagai daerah di Kaltim mengalami tiga kali kejadian banjir. Bahkan di tahun ini, kejadian banjir telah menjadi sebuah kejadian yang sangat luar biasa dibandingkan tahun sebelumnya, karena telah terjadi dalam waktu yang lebih lama dan wilayah kejadian yang lebih luas.

Sementara di sebagian wilayah lain di Indonesia tengah mengalami kekeringan berkepanjangan. Tanah-tanah merekah dan tak cukup baik untuk diusahakan sebagai lahan pertanian. Krisis air bersih juga melanda wilayah-wilayah tersebut.

Sebuah fenomena yang sebenarnya telah diprediksi sebelumnya. Akibat pemanasan global, beberapa daerah dengan iklim yang hangat akan menerima curah hujan yang lebih tinggi, tetapi tanah juga akan lebih cepat kering. Kekeringan tanah ini akan merusak tanaman bahkan menghancurkan suplai makanan di beberapa tempat di dunia. Hewan dan tanaman akan bermigrasi ke arah kutub yang lebih dingin dan spesies yang tidak mampu berpindah akan musnah.

Krisis Pangan Yang Tak Diatasi

Di perkotaan, sebagian masyarakat mulai merasakan keresahannya dengan semakin meningkatnya harga produk-produk pangan. Harga minyak goreng yang melambung hingga harga beras yang mencekik setiap keluarga di negeri ini. Operasi pasar selalu dilakukan sebagai jawaban singkat atas krisis yang dialami rakyat negeri ini.

Iklim dan cuaca yang sudah tidak mampu lagi diprediksi keberadaannya menjadikan sebagian besar lahan pertanian produktif tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyat negeri ini. Banjir dan kekeringan telah menghadirkan kegagalan panen. Petani semakin terpuruk diantara relung keterpurukan negeri saat ini.

Semakin meluasnya perijinan yang diberikan kepada industri ekstraktif dan industri besar dan luas oleh pemerintah juga sangat berkontribusi terhadap terjadinya krisis pangan. Lahan-lahan produktif rakyat secara paksa dialihkelolakan kepada pemodal-pemodal besar dengan dalih untuk menopang ekonomi makro negeri. Perluasan lapangan kerja dan kepastian investasi menjadi sebuah slogan yang diangkat untuk melakukan penggusuran lahan produktif rakyat.

Agresifnya pemerintah dalam berpihak pada investasi juga telah secara nyata menghadirkan kejadian bencana ekologi di berbagai wilayah di negeri ini. Banjir dan kekeringan juga tidak hanya semata disebabkan akibat pemanasan global, namun lebih disebabkan pada hancurnya tatanan ekosistem sebuah kawasan akibat pembukaan hutan, rawa, kerangas dan pegunungan kapur bagi kepentingan industri.

Memilih Berdiam Atau Melakukan Sesuatu

Ada dua pilihan bagi rakyat negeri ini. Berdiam diri menyaksikan penghancuran ekosistem berkelanjutan ataukah mengambil langkah-langkah nyata dalam mengatasi krisis kehidupan di masa mendatang. Kejadian bencana ekologi dan krisis pangan harusnya menjadi sebuah pembelajaran yang baik bagi penciptaan sistem berkehidupan yang lebih baik.

Rakyat sebagai pihak yang memiliki kepentingan langsung terhadap alam dan ekosistemnya, serta memiliki kedaulatan penuh dalam menentukan arah gerak negeri ini, sudah selayaknya mengambil alih kedaulatan yang selama ini diambil paksa oleh segelintir pihak yang menamakan dirinya pemerintah.

Posisi pemerintah yang harusnya menjadi pelayan publik harus benar-benar diwujudkan. Tidak semata melakukan pendekatan kepada rakyat pada masa-masa kampanye pemilihan anggota legislatif atau kepala daerah, namun lebih jauh dari itu, pemerintah dan pihak lainnya harus berada dalam membela kepentingan rakyat.

Bersatu dan berdaulat atas sumber-sumber kehidupan harus menjadi kerangka pikir rakyat dalam menjalani kehidupan. Melakukan perlawanan terhadap ketidakadilan dan proses-proses penghancuran ekologi yang tengah berlangsung di sekitarnya menjadi sebuah keharusan. Tidak memilih berdiam diri dan menjadi anak manis yang menikmati segala krisis yang sedang berlangsung.

Krisis pangan, krisis air bersih, hingga berbagai krisis lainnya, bila tidak dilakukan upaya sistematis secepatnya, akan berbuah pada sebuah pertarungan kehidupan, baik secara horisontal maupun secara vertikal. Kembali lagi, rakyat yang akan menjadi korban. Sementara kelompok-kelompok kepentingan lain akan dengan mudah untuk melarikan diri dari pertarungan yang berlangsung dan mencari tempat lain untuk berkehidupan.

Pemanasan global, bencana ekologi dan krisis pangan bukanlah sebuah permasalahan yang dapat diserahkan kepada waktu untuk menyelesaikannya. Rakyat dapat menentukan pilihan, berdiam diri atau melakukan sesuatu!

Categories: Blog

kampanye hitam

adefadli - Wed, 30/05/2007 - 8:40am

… kami sampaikan pernyataan sikap PERSAKI berkaitan dengan ”Kampanye Hitam” Indonesia sebagai perusak hutan terbesar di dunia yang dilakukan oleh Green Peace. Semoga dengan pernyataan sikap ini semua pihak dapat melihat hutan dan kehutanan Indonesia secara objektif. [dari sebuah milis]

Green Peace dituding melakukan kampanye hitam. Mungkin sebuah lembaga baru di negeri ini telah lahir lagi “Green Peace”. Persaki, sebuah persatuan sarjana kehutanan Indonesia, memandang bahwa dimasukkannya Indonesia sebagai pemegang rekor dunia pengrusak hutan tercepat di dunia sebagai sebuah kampanye hitam. Obyektifitas dipertanyakan. Termasuk juga penting mempertanyakan obyektifitas sebuah lembaga bernama Persaki.

tak penting kampanye hitam !

Categories: Blog

tak ada makan hari ini !

adefadli - Tue, 29/05/2007 - 6:57pm

Nasib apes menimpa janda beranak empat. Dia terpaksa berurusan dengan Poltabes Pekanbaru setelah ketahuan mengutil beras. Kini wanita itu mendekam dalam tahanan. [Detik]

pemiskinan struktural berbuah “kejahatan”. begitu miskinnya kah negeri ini sehingga tak mampu memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya? dimanakah kekayaan alam yang melimpah di negeri ini? sel-sel tahanan telah dipenuhi oleh pelaku kejahatan, bukan karena mereka ingin berbuat jahat, tapi karena mereka telah dimiskinkan secara struktural. tak ada ruang berkehidupan. lahan-lahan pertanian produktif telah beralih menjadi perkebunan besar, HPH dan pertambangan. industri menggeliat di sekitar rakyat tak jua menjanjikan kesejahteraan. hanya kesengsaraan yang mereka hasilkan. limbah. sampah. penyakit.

maaf nak, tak ada makan hari ini !

Categories: Blog

Bombon Kojek ala NGOInt.

syoim - Thu, 26/04/2007 - 4:38pm
Pengelolaan hutan lindung yang relatip bagus selama ini adalah pengelolaan yang didampingi (di Drive) oleh lembaga kerjasama internasional/ Non Government Organization internasional (Ngoint.). Bagus karena mereka (Ngoint) selama proses aktif dan intens mengawalnya. Satu trend tersendiri adalah kawasan yang diussulkan untuk menjadi kawasan hutan lindung (HL) adalah kawasan yang dipilih oleh para Ngoint. dengan alsan [...]
Categories: Blog

Ploes Minoes

syoim - Thu, 19/04/2007 - 2:41pm
Iseng-iseng saya coba menggunakan search engine google dan mengetik kata “cinta”. Diperoleh 14.300.000 hasil penelusuran dalam waktu 0,03 detik, kemudian saya ketik kata “benci” diperoleh 723.000 hasil penelusuran dalam waktu yang sama. Saya ketik lagi kata: damai ( 1.560.oo), perang (1.430.00) Kawin (653.000), cerai (263.000) pintar [...]
Categories: Blog

Terserah Ajalah…

syoim - Thu, 19/04/2007 - 11:19am
Hari ini saya membaca sebuah tulisan yang menurut saya sindiran terhadap tulisan seseorang yang coba menjelaskan sikapnya atas prinsip yang dia pegang. Saya coba nenahami komentar (sindiran-sindiran) itu adalah hal yang lumrah atau hal biasa karena ia (seperti halnya saya) hanya bisa melihat dan tidak memahami prinsip yang dipegang oleh si penulis. Meskipun ia menilai [...]
Categories: Blog

Nyerocos Everything…

syoim - Fri, 13/04/2007 - 10:55am
Beberapa pendapat dari alumni yang juga dianggap sebagai otokritik bahwasanya lulusan yang ada sering kali lemah dalam menyampaikan pendapat di depan umum, atau paling tidak pada saat meeting/pertemuan. Ini merupakan kelemahan yang harus ditanggulangi agar dayasaing lulusan dapat meningkat. Sehingga tidak hanya terkenal jago di lapangan tapi di forum juga oke.
Categories: Blog

Batu itu…

syoim - Mon, 09/04/2007 - 4:41pm
Batu itu… Kenapa masih ada disitu Mengingatkan aku waktu itu
Categories: Blog

Bangku Kosong

syoim - Mon, 09/04/2007 - 11:40am
Pagi itu sudah sejak subuh hujan mengguyur, meski berat aku harus segera mandi dan berpakaian, karena sore sebelumnya dapat telepon dari dosen senior yang menjadi koordinator mata kuliah aku harus bantu beliau memberi materi perkuliahan. Waktu menunjukkan pukul 07.00 kukenakan mantel hujan,  mengendarai supra hitam, meliuk-liuk dijalan padat karya yang tergenaang air dan lumpur disana [...]
Categories: Blog

Tugas Blog

syoim - Wed, 14/03/2007 - 12:47pm
Berikut merupakan mereka yang telah mengumpulkan tugas membuat blog, yang di upload sebelum batas akhir yang ditentukan 1. Heppy Nanda/Wa heppy: http://eppyluh.blog.com 2. Fatimah/ embul: http://3mboel.blog.com 3. Selvy/tuwing: http://shelvy.blog.com 4. Adji/ gendut : http://pesanantar.wordpress.com  5. Marni: http://hilatpoenya.blog.com 6. Heriyanto: http://dayakku.blog.com/ 7. Yen Mei/Debbie: http://dbhie.bloggles.info 8. Elyya Novamlaisari: http://lhieya.wordpress.com 9. Try Wahyuni: http://triepink.blog.com 10. [...]
Categories: Blog

Pepohonan Menyerbu Kutub Utara

syoim - Tue, 13/03/2007 - 10:07am
Naiknya suhu di kutub utara yang dipicu pemanasan global menyebabkan pohon semakin mudah tumbuh di sana. Jika semakin meluas, hal tersebut dapat membahayakan ekosistem terutama spesies endemik yang hanya hidup di sana. Vegetasi di [...]
Categories: Blog

Hutan Bersemi Kembali Kecuali di Indonesia

syoim - Sat, 10/03/2007 - 11:55am
TEMPO Interaktif, New York:Kabar gembira: hutan-hutan di atas bumi akan bersemi kembali. Sekelompok peneliti internasional menyatakan dalam edisi terbaru jurnal di Amerika, Proceedings of the National Academy of Sciences, bahwa akan ada ‘titik balik’ dari bencana hilangnya hutan.
Categories: Blog

5 Hukum Komunikasi Yang Efektif

syoim - Sat, 10/03/2007 - 10:47am
5 Hukum Komunikasi Yang Efektif (The 5 Inevitable Laws of Efffective Communication) yang kami kembangkan dan rangkum dalam satu kata yang mencerminkan esensi dari komunikasi itu sendiri yaitu REACH, yang berarti merengkuh atau meraih. Karena sesungguhnya komunikasi itu pada dasarnya adalah upaya bagaimana kita meraih perhatian, cinta kasih, minat, kepedulian, simpati, tanggapan, maupun respon positif [...]
Categories: Blog
Syndicate content